Beberapa tahun yang lalu,
saat sedang browsing buku-buku Third
Reich di internet, tiba-tiba aku menemukan sebuah buku berjudul The-SS
terbitan Time-Life. Ketika berusaha mencari tahu seperti apa buku itu, aku
menemukan bahwa buku tersebut merupakan bagian dari sebuah seri buku terbitan
Time-Life yang berjudul “Third Reich”.
Namun, karena masih ada
beberapa buku yang lebih mendesak untuk kukoleksi, aku mengabaikan untuk
membeli buku tersebut selama beberapa waktu. Toh, sekalipun memiliki kualitas
cetakan serta info dan tampilan yang menarik, umumnya buku-buku Time-Life
sifatnya memberikan informasi umum, bukan detil seperti yang sedang kucari saat
itu.
Kira-kira dua tahun lalu,
baru aku berpikir untuk membuat koleksi buku-buku seri Perang Dunia II. Jadi,
seraya membeli buku-buku seri “World War II”-nya Time-Life yang belum kumiliki,
kupikir tidak ada salahnya untuk mencoba membeli buku contoh seri “Third
Reich”. Kebetulan toko online di mana aku hendak membeli buku “World War II”
Time-Life juga memiliki koleksi “Third Reich.” Saat itu, aku memilih The SS
sebagai nomor contoh untuk dibeli.
![]() |
| Cover buku The SS |
Saat buku The SS
sampai ke rumah, aku segera memeriksanya. Dari segi tampilan, buku ini memang
apik. Jauh lebih menarik dari tampilan seri “World War II” dari penerbit yang
sama. Keunggulan buku ini terutama dari jenis kertas yang digunakannya sehingga
sekalipun jumlah halamannya tidak berbeda dengan seri “World War II” tetapi
tampilannya terlihat lebih tipis. Kertasnya pun luks. Foto-fotonya menarik dan
dikemas dalam tampilan yang lebih baik daripada seri sebelumnya. Hanya saja,
bagiku pribadi, info dalam buku The SS tidak memberikan sumbangan yang
berarti. Hampir seluruh isinya sudah pernah kuketahui dari buku-buku seperti The
Order of the Death’s Head karangan Heinz Höhne dan The Waffen-SS
karangan George H. Stein.
Sekalipun demikian, aku kemudian tetap memutuskan untuk mengoleksi seri yang secara khusus berfokus pada sejarah Jerman Nazi ini. Dari beberapa sumber, aku mengetahui bahwa sebenarnya Time-Life berencana untuk menerbitkan 23 buku dalam seri ini. Namun, ternyata dua di antaranya dibatalkan penerbitannya, yaitu buku yang berjudul Empires in the East dan Homeland Besieged. Jadi, hanya ada 21 buku yang diterbitkan dalam seri ini. Adapun judul-judulnya adalah sebagai berikut.
The Twisted Dream. Berkisah tentang latar belakang
sejarah ekspansi Jerman yang dimulai sejak zaman Kaisar Friedrich Barbarossa
dan cikal bakal nasionalisme ekstrem Jerman, yang kemudian dititikpuncaki oleh
kelahiran Partai Nazi.
Storming To Power. Berkisah tentang asal mula Partai Nazi
dan bagaimana Hitler akhirnya dapat menjadi penguasa Jerman.
The New Order. Berkisah tentang usaha nazifikasi
terhadap perikehidupan di Jerman pada zaman Hitler.
The Center of The Web. Berkisah tentang rezim Nazi, bagaimana
cara Hitler memerintah melalui kebijakan memecah-belah bawahannya sendiri agar
tidak muncul saingan yang dapat mengancam kekuasaannya. Dalam hal ini,
sekalipun di luar rezim Nazi terlihat begitu disiplin dan teratur, faktanya
pemerintahan Hitler begitu kacau balau karena pertengkaran di antara bawahannya
sehingga mengancam kelangsungan produktivitas dan rezim itu sendiri.
Fists of Steel. Berkisah tentang persiapan perang
Nazi, termasuk pengerahan Legiun Kondor di Spanyol
The Reach for Empire. Berkisah tentang upaya Hitler untuk
memperluas kekuasaannya, yang meliputi proses Anschluss dengan Austria, pendudukan dan pembagian Cekoslovakia,
hingga penyerbuan Jerman ke Polandia.
Lightning War. Berkisah tentang penyerbuan Hitler ke
Eropa Barat hingga Pertempuran di Inggris.
Conquest of the
Balkans. Berkisah
tentang usaha Nazi untuk mendominasi Balkan, yang dititikpuncangi oleh
penyerbuan ke Yugoslavia dan Yunani. Ada juga dua bab kisah penyerbuan pasukan
paying Jerman ke Pulau Kreta.
Barbarossa. Berkisah tentang tahap awal penyerbuan
Nazi ke Rusia yang gagal di depan kota Moskow dan Leningrad.
The Shadow War. Berkisah tentang intelijen Jerman Nazi
dalam usahanya mematai-matai musuh serta operasi kontraintelijennya. Ada juga
kisah tentang pasukan komando Jerman.
Wolf Packs. Berkisah tentang kesatuan U-Boat
Jerman selama PD II.
War On The High Seas. Berisi tentang armada kapal perang
permukaan laut Jerman Nazi selama PD II.
Afrikakorps. Berkisah tentang aksi Korps Afrika
pimpinan Rommel di Afrika Utara hingga kekalahannya di El Alamein.
The Southern Front. Berkisah tentang pertempuran di Laut
Tengah, dari penyerahan pasukan Poros di Tunis hingga penyerbuan Sekutu ke
Italia.
The Road To Stalingrad. Berkisah tentang usaha Nazi untuk
menguasai Rusia untuk kedua kalinya, yang berakhir dengan kekalahan besar di
Stalingrad.
The Heel of The
Conqueror. Berkisah
tentang kebijakan pendudukan Nazi di Eropa Barat, para kolaborator Nazi, dan
para penentang Nazi.
The Apparatus of Death. Berkisah tentang kebijakan rasialis
dan pembantaian Nazi terhadap kaum Yahudi, Jipsi, penduduk Slavia Eropa Timur,
dan orang-orang Jerman sendiri yang dianggap tidak fit menurut kriteria rasial
Nazi.
The SS. Berkisah tentang organisasi SS,
termasuk Gestapo, SD, Kepolisian, dan Waffen-SS.
Scorched Earth. Bercerita tentang pertempuran di Front
Timur, dari kemenangan von Manstein di Kharkov, pertempuran tank raksasa di
Kursk, kekalahan besar Hitler di Belarus hingga penarikan mundur pasukan Jerman
dari Rusia, Polandia, dan Balkan.
Fortress Europe. Berkisah tentang serbuan Sekutu ke
Eropa Barat, dari pertempuran di Normandia hingga pertempuran udara di atas
Jerman.
Descent Into Nightmare. Berkisah tentang runtuhnya Reich
Ketiga.
Secara keseluruhan, menurutku pribadi buku seri yang apik ini merupakan koleksi yang berharga dan bermanfaat bagi para pecinta kisah-kisah Perang Dunia II.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar